Sajak XXI



Untuk teman terbaikku yang telah kehilangan anak pertamanya.



You raise me up,to more than I can be
Kata-kata yang mampu menembus bendungan air mata
Pecah,tumpah ,menetes ke kertas putih
Lalu teringat akan memori usang yang masih tertata rapi

Masih kental di pikiranku
Usapan lembut dan panggilan halus
Belaian,tawa,bahkan duka yang kita lalui
Bagai sangkar burung,tetap tegar walau penghuninya terbang

Biarkan aku berjalan
Jauh
Meniggalkan masa kecil yang sudah terkubur bersama nafas bayimu
Mata bening yang tak sempat melihat mentari telah terpanggil
Detak jantung yang tak sempat beradu dengan alunan syair zaman
Aliran darah yang hanya membawa secuil energi

You Raise me up!
Biarkan aku membuka lembaran barumu
Yang sempat terkoyak
Dan akan kuberikan detak jantungku pada keikhlasan hatimu
Sebagai hadiah terakhir karena kau lah yang membangkitkan aku!


22 Februari 2010

Comments