Sajak XXXIV

Coretan Sejarah


Ibu,mana bendera kita ?
Lihat ke langit biru anakku,Sang Saka Merah Putih sedang berkibar..Diselingi kepakan Garuda,suaranya mencairkan darah yg telah kering di dahi.

Darah yg kembali menetes,menandakan bahwa kita akan segera terlahir dari rahim pejuang bangsa.
Semoga tangis yang terpecah karena usapan peluru dan belati yg menyentuh dahi mereka,
menjadi santapan kita pada pagi ini.Agar kita ingat,kemerdekaan bukan diperoleh dgn tawa dan canda!

16 Agustus 2010

Comments