Sajak VIII

Catatan untuk Dia


Ilmu ibarat darah yang mengalir melalui ribuan pembuluh dan tempat yang sama untuk menyuplai makanan,enzim dan oksigen pada seluruh sel manusia.Ilmu juga ibarat matahari yang menyebabkan fotosintesis pada tumbuhan berklorofil ,sehingga ianya dapat tumbuh . Sinarnya cerah disiang hari,namun refleksinya yang dipancarkan oleh bulan menambah indahnya alam di malam hari.



HoriSontal yang luas telah menghistorikan perjuangan semua nyawa yang pernah merintih dalam mereguk ilmu.Desah nafas yang kadang-kadang berhenti karena gugup ketika menanti hasil ujian, bisa membawa jiwa ini terbang melayang atau bahkan sebaliknya,terpuruk dan bersembunyi di balik selokan



Rintik hujan yang berirama mengingatkan aku kepada seorang pemuda .Ya!pemuda.Seorang yang berwajah teduh dan selalu memberikan sapa senyum yang hangat kepada temannya.Pemuda yang berkeinginan kuat untuk menjadi sesuatu yang sangat diidam-idamkannya.Dilihat dari penampilannya,tidak ada yang istimewa.Dia memang laki-laki yang bersahaja.Namun,setelah beberapa lama aku berteman dengannya,baru aku tahu di memiliki keinginan yang agung dan mulia.

Pemuda yang benar-benar masih belum terkontaminasi dengan kejelekan pergaulan,membuatnya selalu berada dalam lingkungan yang baik.Suatu ketika aku pernah bertanya tentang cita-cita kepada pemuda itu.Dengan sangat hati-hati beliau mengutarakan keinginannya.





” Aku ingin menjadi manusia yang berdaya saing internasional,mendirikan sebuah tempat berobat untuk orang-orang tidak mampu namun berstandar internasional”



Ketika itu hatiku terasa haru-biru,tidak menyangka sama sekali dengan cita-cita agungnya itu.Namun itulah impiannya

Sahabat,ketika jariku bergerak di atas keyboard ini ku tahu engkau sedang berpikir untuk menelan materi matrikulasi.

Tidak ada yang bisa kuberikan padamu sahabat,melainkan sebuah doa dan semangat.

Dan pesan terakhirku..............hidup adalah takdir dan sudah tercatat pada kitab yang nyata!

Kejar cita-cita sebelum ajal yang menjemputmu.....!!!!!!

Aku sangat bahagia jika engkau menjadi yang kau inginkan,dan jangan lupa untuk mengajakku hadir pada acara wisudamu!





diketik saat aku liburan di Pulau Subi,6 Juni 2010

Comments